. Faojjik Japdetal burogu: Study
Kunai - Naruto 3

Study


Sinyal Analog dan Sinyal Digital

Perbedaan Sinyal/Isyarat Analog Dengan Digital



Sinyal Analog

Sinyal analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang yang kontinyu, yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang. Dua parameter/karakteristik terpenting yang dimiliki oleh isyarat analog adalah amplitude dan frekuensi. Isyarat analog biasanya dinyatakan dengan gelombang sinus, mengingat gelombang sinus merupakan dasar untuk semua bentuk isyarat analog. Hal ini didasarkan kenyataan bahwa berdasarkan analisis fourier, suatu sinyal analog dapat diperoleh dari perpaduan sejumlah gelombang sinus.


Dengan menggunakan sinyal analog, maka jangkauan transmisi data dapat mencapai jarak yang jauh, tetapi sinyal ini mudah terpengaruh oleh noise. Gelombang pada sinyal analog yang umumnya berbentuk gelombang sinus memiliki tiga variable dasar, yaitu amplitudo, frekuensi dan phase.

· Amplitudo merupakan ukuran tinggi rendahnya tegangan dari sinyal analog.

· Frekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog dalam satuan detik.

· Phase adalah besar sudut dari sinyal analog pada saat tertentu.


Sinyal Digital

Sinyal digital merupakan sinyal data dalam bentuk pulsa yang dapat mengalami perubahan yang tiba-tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1. Sinyal digital hanya memiliki dua keadaan, yaitu 0 dan 1, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh derau, tetapi transmisi dengan sinyal digital hanya mencapai jarak jangkau pengiriman data yang relatif dekat. Biasanya sinyal ini juga dikenal dengan sinyal diskret. Sinyal yang mempunyai dua keadaan ini biasa disebut dengan bit. Bit merupakan istilah khas pada sinyal digital. Sebuah bit dapat berupa nol (0) atau satu (1). Kemungkinan nilai untuk sebuah bit adalah 2 buah (21). Kemungkinan nilai untuk 2 bit adalah sebanyak 4 (22), berupa 00, 01, 10, dan 11. Secara umum, jumlah kemungkinan nilai yang terbentuk oleh kombinasi n bit adalah sebesar 2n buah.










By: http://astronaema.blogspot.com/2008/06/sinyal-analog-dan-sinyal-digital.html




Mikroskop


Mikroskop merupakan salah satu alat penting dalam kegiatan praktikum biologi di sekolah. Mikroskop berfungsi untuk melihat benda-benda atau organisme yang berukuran sangat kecil. Jenis Mikroskop yang banyak digunakan disekolah adalah Mikroskop Monokuler. Seiring dengan kemajuan ilmu dan teknologi, jenis mikroskop dan kemampuan memperbesar benda juga semakin maju. Ada beberapa mikroskop yang kita kenal, yaitu :

1. Mikroskop sederhana

2. Mikroskop Monokuler

3. Mikroskop Elektron

4. Mikroskop Fase kontras

Dari berbagai Mikroskop itu mikroskop elektron yang memiliki perbesaran paling tinggi, dapat memperbesar benda sampai 500.000 kali.. Mikroskop ini menggunakan elektron sebagai ganti cahaya pada mikroskop cahaya.

Bagian-bagian Mikroskop



* Lensa Okuler
* Tabung Mikroskop
* Tombol pengatur fokus kasar
* Tombol pengatur fokus halus
* Revolver
* Lensa Objektif
* Lengan Mikroskop
* Meja Preparat
* Penjepit Objek Glass
* Kondensor
* Diafragma
* Reflektor/cermin
* Kaki Mikroskop

Satuan yang biasanya digunakan pada objek yang dilihat melalui mikroskop adalah Mikron ( 1 milimeter = 1000 mikron )

Perbesaran total didapat dari hasil perkalian perbesaran lensa objektif dengan lensa Okuler.

Misalnya:

Pengamatan menggunakan lensa objectif dengan pembesaran 45 kali dan lensa okuler perbesaran 10 kali

maka perbesaran total adalah = 10 x 45 = 450 kali ukuran semula.

Fungsi Bagian-bagian Mikroskop

1. Lensa Okuler

untuk memperbesar benda yang dibentuk oleh lensa objektif

2. Tabung Mikroskop

Untuk mengatur fokus, dapat dinaikkan dan diturunkan

3. Tombol pengatur fokus kasar

Untuk mencari fokus bayangan objek secara cepat sehingga tabung mikroskop turun atau naik dengan cepat

4. Tombol pengatur fokus halus

Untuk memfokuskan bayangan objek secara lambat, sehingga tabung mikroskop turun atau naik dengan lambat

5. Revolver

Untuk memilih lensa obyektif yang akan digunakan

6. Lensa Objektif

Untuk menentukan bayangan objektif serta memperbesar benda yang diamati. Umumnya ada 3 lensa objektif dengan pembesaran 4x, 10x, dan 40x.

7. Lengan Mikroskop

Untuk pegangan saat membawa mikroskop

8. Meja Preparat

Untuk meletakkan objek (benda) yang akan diamati

9. Penjepit Objek Glass

Untuk menjepit preparat di atas meja preparat agar preparat tidak bergeser.

10. Kondensor

Merupakan lensa tambahan yang berfungsi untuk mengumpulkan cahaya yang masuk dalam mikroskop

11. Diafragma

Berupa lubang-lubang yang ukurannya dari kecil sampai selebar lubang pada meja objek. Berfungsi untuk mengatur banyak sedikitnya cahaya yang akan masuk mikroskop

12. Reflektor/cermin

Untuk memantulkan dan mengarahkan cahaya ke dalam mikroskop. Ada 2 jenis cermin, yaitu datar dan cekung. Bila sumber cahaya lemah, misalkan sinar lampu, digunakan cermin cekung tetapi bila sumber cahaya kuat, misalnya sinar matahari yang menembus ruangan, gunakan cermin datar.

13. Kaki Mikroskop

Untuk menjaga mikroskop agar dapat berdiri dengan mantap di atas meja.









English
Descriptive
Descriptive My Pet, Bombi


Do you like animals? Do you keep a pet at home? What pet do you have? Is it a cat, a rabbit, or a fish?
Do you sometimes talk about your pet to other people in your surroundings?
Why don’t you try to describe your pet in writing? In this way, you can tell more people about it. You can put your pet description on the wall magazine at school or share it with a relative living far away from you. You can also write about your pet to a pen pal.
Now, go on to the next page for more information on how to describe a pet
My Bombi
Bombi is my playful pet.  It is a cat. The cat is always playful. It likes playing with anything. It sometimes plays with me. It likes playing with a ball very much. It is very clever, but sometimes it is very naughty. My Bombi is not very big. It is medium. It has soft fur. Its fur is grey and white. Bombi has a long tail. Its eyes are round. It looks cute. It is always near me.
Notice the paragraph about Bombi again. It is a descriptive paragraph. It describes the writer’s pet, Bombi. The sentences at the beginning of the paragraph are printed in bold. This part is identification. We start a description with identification. In identification, we identify the phenomenon (aspect or thing) that we will describe.
Following identification is description. In description, we describe parts, characteristics, and etcetera.
Both in identification and description, we need to use certain patterns and words. The following are some elements you need to know to be able to describe a pet





REPORT TEXT / MOUNTAIN 

Pendahuluan
Dalam materi ini anda akan mempelajari salah satu jenis teks ( genre ) yakni teks report yang mempunyai langkah retorika yaitu General Classification – Description dan mempunyai fungsi sosial ( social function ) untuk menjelaskan sesuatu apa adanya, yang menyangkut kejadian alam, karya manusia, dan fenomena sosial di sekitar kita . Teks ini mempunyai kebahasaan khusus (lexico grammar ) di antaranya penggunaan simple present dan to be . Berbagai jenis latihan reading comprehension, grammar dan vocabulary yang diberikan secara intensif dan bervariatif akan lebih mempermudah anda memahami teks.
Key words :
Report text, General Classification, Description, Social Function, block-fault mountain, volcano, fold mountain
Teks report adalah salah satu jenis teks ( genre ) dalam bahasa Inggris yang menjelaskan sesuatu apa adanya. Teks ini mempunyai langkah-langkah retorika ( generic structure) yang terdiri dari : General Classification dan Description.
•  General Classification : Klasifikasi umum tentang apa yang dijelaskan ( tells what the phenomenon under discussion is )
•  Description : menjelaskan fenomena-fenomena yang sedang dijelaskan dalam bagian-bagian, kualitas, kebiasaan dan tingkah laku ( tells what the phenomenon under discussion is like in terms of parts, qualities, habits or behavior ).
Fungsi sosial teks report ( social function of a report text ) adalah untuk menjelaskan sesuatu apa adanya


Video Belajar Bahasa Jepang



Read More